MIMIK


Mimik atau ekspresi wajah sangat membantu penonton dalam memahami maksud aktor. Selain itu, mimik juga menunjukkan kemampuan aktor dalam beradegan. Maka, sudah seharusnya mimik disesuaikan dengan dialog yang dibaca.

Misalkan, seorang tukang becak baru pulang dari bekerja. Badannya sangat lelah dan ingin istirahat. Namun, setelah sampai rumah ternyata kedua anaknya bertengkar hingga salah satunya menangis. Ketika akan menyuruh istrinya untuk membuatkan ia minum dan mengurus anak-anaknya yang sedang bertengkar, ternyata istrinya juga sedang terburu-buru karena ada arisan di tetangga sebelah.

Lalu, bagaimana menurutmu mimik yang tepat bagi tukang becak tersebut? Apakah ia harus menunjukkan raut muka yang ceria, biasa-biasa saja, atau muram?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: